<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Keluarga Negara</title>
	<atom:link href="http://keluarganegara.blog.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keluarganegara.blog.com</link>
	<description>Blog yang dikelola oleh, dari dan untuk Keluarga</description>
	<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:16:38 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Mengenal Stres pada Anak</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/22/mengenal-stres-pada-anak/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/22/mengenal-stres-pada-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 17:16:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluarganegara.blog.com/?p=4862266</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis oleh: Elsar D.Hayer, B.A., Certified Family Therapist
Apa itu stres?
Stres adalah tekanan yang menuntut seseorang untuk menyesuaikan diri dengan kondisi yang menurut persepsinya ideal di saat tertentu atau kondisi yang berbeda dengan harapannya.
Contoh: Orangtua meninggal, masuk ke lingkungan baru, putus pacaran, mulai pacaran, menyelesaikan laporan yang dikejar batas waktu, kerjaan yang menumpuk, dan lain-lain.
Efek stress: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0px;padding: 10px 10px 10px 0px;font-family: Verdana;font-size: 11px;color: #465355" align="start">Ditulis oleh: Elsar D.Hayer, B.A., Certified Family Therapist</p>
<p style="margin: 0px;padding: 10px 10px 10px 0px;font-family: Verdana;font-size: 11px;color: #465355" align="start"><span style="font-size: small"><strong>Apa itu stres?</strong></span><br />
Stres adalah tekanan yang menuntut seseorang untuk menyesuaikan diri dengan kondisi yang menurut persepsinya ideal di saat tertentu atau kondisi yang berbeda dengan harapannya.</p>
<p style="margin: 0px;padding: 10px 10px 10px 0px;font-family: Verdana;font-size: 11px;color: #465355" align="start"><strong>Contoh: </strong>Orangtua meninggal, masuk ke lingkungan baru, putus pacaran, mulai pacaran, menyelesaikan laporan yang dikejar batas waktu, kerjaan yang menumpuk, dan lain-lain.</p>
<p style="margin: 0px;padding: 10px 10px 10px 0px;font-family: Verdana;font-size: 11px;color: #465355" align="start"><strong>Efek stress:</strong> membuat seseorang lebih sensitive, lebih rapuh dan labil (misalnya menjadi mudah marah, panic, gugup).</p>
<p><span style="font-size: small"><strong>Sumber Stres</strong></span><br />
<strong>Eksternal – </strong>Tuntutan keluarga, lingkungan, teman, pekerjaan, sekolah<br />
<strong>Internal – </strong>Keinginan, perasaan dan sikap individu dalam menghadapi tuntutan dari luar</p>
<p style="margin: 0px;padding: 10px 10px 10px 0px;font-family: Verdana;font-size: 11px;color: #465355" align="start"><span style="font-size: small"><strong>Strategi mengatasi stress</strong></span></p>
<p style="margin: 0px;padding: 10px 10px 10px 0px;font-family: Verdana;font-size: 11px;color: #465355" align="start">Banyak ahli percaya ada beberapa cara yang ampuh untuk membantu anak dalam mengatasi stress. Stres yang menyerang anak biasanya menyebabkan anak menjadi mudah marah atau emosional dan frustasi. Hal ini cenderung menyebabkan berubahnya perilaku, temperamen dan sikap anak.</p>
<p><span style="font-size: small"><strong>Bagaimana Mengatasi Stres?</strong></span><br />
• Fokus pada masalah.<br />
• Mengurangi tuntutan eksternal. Dapat digunakan bila kita mampu mengendalikan situasinya atau masalahnya.<br />
• Fokus pada perasaan.<br />
• Mengontrol dan mengubah keinginan, perasaan dan sikap yang timbul karena adanya tuntutan dan meningkatkan kemampuan menghadapi stress. Dapat dilakukan bila kita kurang dapat mengendalikan situasi.</p>
<p>“Mengontrol dan mengubah keinginan, perasaan dan sikap yang timbul karena adanya tuntutan dan meningkatkan kemampuan menghadapi stress.”</p>
<p><span style="font-size: small"><strong>Strategi Pikiran</strong></span><br />
Cara menghadapi stress menggunakan pikiran kita, antara lain:<br />
<strong>•  “Reframing”</strong><br />
Fokus pikiran pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang seharusnya. Pikiran dihubungkan dengan tujuan kita.<br />
<strong>•  Menghitung Sampai 10</strong><br />
Menguntungkan kita untuk mengontrol dan berpikir kembali tentang situasi atau strategi yang lebih baik.<br />
<strong>•  Pikirkan kembali</strong><br />
Apakah memang ini masalah atau bukan, apakah orang lain melihatnya sama seperti kita?<br />
<strong>•  Imagery / visualisasi</strong><br />
Bayangkan diri anda dalam keadaan yang menyenangkan. Atau jadika mental snap shots akan hal-hal kecil yang indah (langit biru, deburan ombak,rumput hijau, dan lain-lain) sebagai pusat konsentrasi anda saat merelaksasi pikiran.<br />
<strong>•  Menantang pikiran negative</strong><br />
Berhenti berpikir negative tentang situasi atau diri kita, misalnya mengharapkan kegagalan, merasa tidak mampu, dan sebagainya. Kita harus sadar akan pikiran negative lalu mengganti dengan pernyataan positif atau setidaknya menantang dengan pikiran rasionalnya.<br />
<strong>•  Bicara positif dengan diri sendiri</strong><br />
Penggunaan bahasa dan pernyataan positif kepada diri kita dapat berguna untuk membangun kepercayaan diri dan menantang pikiran negative. Berguna jika realistic dan disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan kita.<br />
<strong>•  Mengurangi ketidakpastian</strong><br />
Cari informasi yang dibutuhkan untuk mengurangi ketidakpastian. Situasi yang mengandung terlalu banyak arti dapat menimbulkan stress.<br />
<strong>•  Analisa untung rugi</strong><br />
Apa penting kalau saya kesal karena hal itu?</p>
<p><strong><span style="font-size: small">Strategi Perilaku</span></strong><br />
Cara menghadapi stress dengan melakukan sesuatu, antara lain:<br />
•  Latihan fisik untuk mengurangi stress.<br />
•  Relaksasi.<br />
•  Olah napas.<br />
•  Senyum dan tertawa.<br />
•  Manajemen waktu.<br />
•  Dukungan dari lingkungan social.<br />
•  Cari pertolongan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/22/mengenal-stres-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MEWASPADAI MEDIA SEBAGAI “ORANGTUA KEDUA”</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/14/mewaspadai-media-sebagai-%e2%80%9corangtua-kedua%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/14/mewaspadai-media-sebagai-%e2%80%9corangtua-kedua%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 19:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluarganegara.blog.com/?p=4862264</guid>
		<description><![CDATA[Berapa banyak dari kita sering kali membiarkan TV atau Play Station atau Game Boy dan computer menemani anak-anak kita di saat kita sedang beristirahat sehabis pulang kerja atau di saat kita sibuk mengurus hal lain di rumah? Malah sering kali kita sengaja memutarkan video kesukaan anak demi sedikit privacy yang kita butuhkan di waktu-waktu tertentu; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berapa banyak dari kita sering kali membiarkan TV atau Play Station atau Game Boy dan computer menemani anak-anak kita di saat kita sedang beristirahat sehabis pulang kerja atau di saat kita sibuk mengurus hal lain di rumah? Malah sering kali kita sengaja memutarkan video kesukaan anak demi sedikit privacy yang kita butuhkan di waktu-waktu tertentu; pada saat kita berolahraga, atau ketika kita sedang lelah atau sibuk meladeni si bungsu.</p>
<p><span style="font-size: x-small"><strong>DAMPAK MEDIA</strong></span><br />
Sadarkah kita efek dari media (TV,CD/Radio, video,games,computer, dll) yang menemani anak-anak kita tumbuh? Walaupun pada awalnya media bertujuan mendidik, kini banyak pemilik media kehilangan arah ketika harus memilih antara tujuan komersial yang menaikan peringkat dan tujuan pendidikan ideal yang cenderung tidak selaris acara komersial. Karena itu, banyak pemilik media tidak lagi berpikir panjang. Demi kelangsungan bisnisnya, mereka tidak segan mengekspos seks, kekerasan dan kultur ‘tertentu’ serta mengeksploitasi anak dan remaja kita ke dalam tayangan yang bersifat komersial. Banyak pengalaman dari industri pertelevisian menggambarkan bagaimana produser tidak perlu melihat content acara tersebut akan laku dijual atau menjajikan peringat yang tinggi.</p>
<p>Sebuah studi oleh Kaiser Family Foundation di tahun 2001, seperti dikutip dalam buku James Steyer yang berjudul The Other Parent (2002), menemukan dua pertiga tayangan TV di Amerika Serikat (termasuk 84% sinetron dan sitcom) kini mengandung adegan seksual. Angka ini naik 58% dari tahun 1998. Bagaimana kondisi di Indonesia? Walaupun data resmi tentang hal ini belum menjadi perhatian public atau pemerintah, kondisi di Indonesia rasanya tidak jauh berbeda. Terutama ketika kini, banyak layanan TV kabel menyajikan acara film atau pertunjukan yang asalnya dari Amerika Serikat. Lebih jauh, ketika orangtua lengah, media (tayangan TV, game dan internet) bisa jadi adalah “orangtua kedua” yang membentuk kehidupan anak-anak kita.</p>
<p>Media mempunyai kekuatan besar untuk membentuk cara berbicara dan perilaku mereka, merumuskan citra diri mereka dan menentukan pengharapan mereka. Bahkan media berpotensi untuk membingungkan anak-anak ketika mereka diperhadapkan dengan kenyataan akan hal-hal yang memutarbalikan norma dan mendegradasi nilai. Rokok,alcohol dan narkoba jadi kelihatannya seperti ‘hal yang biasa’ dalam pergaulan, perilaku jahat terlihat ‘keren’,penyelesaian masalah dengan otot atau kekerasan atau yang paling ‘ringan’ adalah penciptaan citra perempuan yang cantik itu harus tinggi, putih dan ramping, berambut panjang, dan lain-lain.</p>
<p>Universitas Maryland di tahun 1980-an menemukan kini remaja Amerika Serikat menghabiskan waktu 40% lebih sedikit dengan orangtuanya dibanding remaja di tahun 1960-an;dulu mereka setidaknya menghabiskan waktu 30 jam seminggu bersama orangtuanya, kini tinggal 17 jam! Dan 40% waktu ‘sisa’ ini dihabiskan remaja di depan TV, mendengarkan radio/CD, bermain playstation/video games!</p>
<p><span style="font-size: x-small"><strong>PARENTS, THINK ABOUT IT!</strong></span><br />
Jika ada ‘orang lain’ yang menghasilkan waktu 4-5 jam perhari dengan anak kita dengan terus-menerus mengekspos seks, kekerasan dan nilai-nilai komersial, bukankah kita akan melarang ‘orang ini’ untuk berhubungan dengan anak kita?</p>
<p>Sayangnya, kita cenderung seringkali secara pasif-terutama karena masih dalam fase “penyangkalan media”-membiarkan anak kita secara rutin terekspos kepada ‘orang ini’ bahkan tidak berbuat apa-apa. Lebih parah lagi malah kadang-kadang kita ‘menyodorkannya’ karena kita sibuk dengan hal yang lain.</p>
<p><strong>Hidup untuk media ?</strong><br />
Berbagai studi menyatakan bahwa pada umumnya di zaman modern ini, seorang anak menghabiskan rata-rata 28 jam  seminggu atau 4 jam per hari di depan TV dan 2-4 jam mendengarkan radio/musik/CD. Itu berarti seorang anak menghabiskan 13 tahun hanya menonton TV ketika mereka berusia 75 tahun! Belum termasuk mendengarkan musik, radio dan internet. Dan tentunya “the unknown hours” saat kita tidur, yang kira-kira terakumulasi menjadi sepertiga waktu kita hidup: total 25 tahun habis untuk tidur saat kita berusia 75!</p>
<p><span style="font-size: x-small"><strong>“Apakah arti hidup ini jika tidak meninggalkan sebuah legacy?”</strong></span></p>
<p>Jadi, jika sepertiga hidup kita lalui dengan tidur dan ditambah dengan waktu yang terbuang di depan TV, bisa-bisa hidup kita akan lewat begitu saja tanpa kita sadari. Oleh karena itu, kita perlu belajar menghitung hari supaya kita dapat beroleh hati yang bijaksana. Bijaksana dalam menghidupi hidup ini, bijaksana dalam mengajar anak kita untuk menghargai waktu agar hidup ini jangan berlalu begitu saja tanpa memberi arti apa-apa. Apalah gunanya kita hidup jika tidak meninggalkan suatu kesan kepada orang di sekeliling kita?</p>
<p><strong>Berapa banyak waktu yang anda lewatkan bersama anak anda?</strong><br />
Sebuah survei menemukan bahwa rata-rata ayah di Amerika Serikat hanya menghabiskan waktu selama kira-kira 15 menit per minggu per anak! Apakah ayah di Indonesia lebih baik?<br />
Data yang didapat dari sebuah survei di Jakarta seperti yang dikutip pada halaman 84 menemukan kebanyakan ayah di ibukota “kurang investasi waktu” dengan anak sehingga anak sangat jarang bercengkrama dengan ayah dibanding dengan ibunya.<br />
Dalam hubungannya dengan media massa, anak-anak jelas membutuhkan kedekatan dengan orangtuanya untuk dapat secara terbuka ‘membahas’ hal-hal yang ia lihat,dengar dan saksikan melalui media massa.</p>
<p>Orangtua berkewajiban untuk meletakkan nilai-nilai dasar yang membantu anak menyaring pesan-pesan dari media massa dengan cara:</p>
<p>1.Membatasi akses dan paparan anak-anak kita terhadap media, terutama ketika mereka masih muda.</p>
<p>2.Membantu anak memroses dan memahami pesan-pesan media untuk mengubah sebanyak mungkin pengalaman mereka dengan media mejadi pengalaman positif.</p>
<p>3.Mengisi waktu yang berharga dengan menonton TV bersama anak. Tentunya menonton pertunjukan yang sesuai dengan umur anak anda. Jika anda mempunyai beberapa anak, usia anak yang terkecillah yang harus menjadi patokan pemilihan siaran atau film.</p>
<p>Sumber:  Buku Raising Drug-Free Children</p>
<p>Ditulis oleh: Veronica Colondam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/14/mewaspadai-media-sebagai-%e2%80%9corangtua-kedua%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Orangtua</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/13/menjadi-orangtua/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/13/menjadi-orangtua/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 19:03:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluarganegara.blog.com/?p=4862262</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi orangtua atau parenting adalah sebuah profesi yang tidak ada sekolahnya. Sementara itu, menjadi orangtua adalah sebuah pekerjaan yang sangat berat; mempersiapkan anak untuk kelak bermasyarkat dan membesarkannya untuk menjadi individu yang bertanggungjawab.
Menurut ahli ilmu konseling keluarga keluarga dari Johnson Institute Minneapolis, Amerika Serikat, David J.Wilmes (1995), orangtua perlu sensitif dalam mengambil peran yang tepat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi orangtua atau parenting adalah sebuah profesi yang tidak ada sekolahnya. Sementara itu, menjadi orangtua adalah sebuah pekerjaan yang sangat berat; mempersiapkan anak untuk kelak bermasyarkat dan membesarkannya untuk menjadi individu yang bertanggungjawab.</p>
<p>Menurut ahli ilmu konseling keluarga keluarga dari Johnson Institute Minneapolis, Amerika Serikat, David J.Wilmes (1995), orangtua perlu sensitif dalam mengambil peran yang tepat dalam kehidupan anak dan harus sepakat dalam mendidik. Hindari “mixed messages”  sehingga anak bingung siapa yang harus dituruti, kata mama atau kata papa?</p>
<p>Ada beberapa tahapan parenting menurut wilmes yang dia sebut sebagai “job description” atau deskripsi tugas sebagai orangtua. Tahapan ini berbicara tentang peran orangtua yang perlu disesuaikan pada setiap tingkat kehidupan anak.<br />
<strong><br />
Level I : From Control to Freedom</strong><br />
Dari memegang kendali :  memberikan kebebasan<br />
<strong><br />
Level II : From Freedom to Responsibility</strong><br />
Memberikan kebebasan : menekankan tanggung jawab<br />
<strong><br />
Pada Level I, </strong>diperlukan kejelian orangtua untuk ‘mengambil kendali’ atau  ‘membiarkan anak memilih’. Batasan itu memerlukan kesediaan dan kerelaan orangtua untuk ‘melepas’ anak untuk bersikap. Karena hal itu berarti orangtua harus siap dengan kenyataan bahwa mereka tidak lagi berkuasa penuh atas hidup anak mereka. Pada saat anak bertumbuh, ketika mereka telah dapat lebih mandiri, orangtua seakan-akan kehilangan ‘kuasa’ atas anak mereka. Inilah konsekuensi pendidikan.</p>
<p>Pendidikan membuat seorang individu dapat mempunyai pendapat dan pendirian. Hal itulah yang menjadi dasar mereka dalam mengambil keputusan secara dewasa. Orangtua harus dapat menerima saat anaknya mulai mempertanyakan pendapat orangtua atau ‘melawan’ kehendak orangtuanya.<br />
Hanya dengan kebijaksanaan maka orangtua harus tahu kapan akan mengambil kendali atau membiarkan anak untuk tumbuh dengan memiliki rasa aman dan kemerdekaan sejati sebagai individu. Orangtua harus memfasilitasi proses ini sehingga kebebasan atau kemerdekaan yang dimiliki anak untuk bersikap dan berpikir ini tertuju kepada kebebasan yang bertanggungjawab.</p>
<p><strong>Pada Level II, </strong>dalam memfasilitasi kebebasan yang bertanggung jawab orangtua wajib melatih anak membuat pilihan-pilihan dalam hidupnya. Mulai dari hal yang sederhana sampai hal-hal yang lebih besar. Di saat mereka kecil, anak dapat dibiasakan untuk memilih permen yang dia mau atau baju apa yang dia ingin kenakan. Di saat remaja, biarkan mereka memilih untuk mengikuti ekskul bola atau piano. Jika orangtua tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil keputusan sejak dini, hal ini dapat mengakibatkan ketidakmampuan anak untuk bertumbuh dan mengerti arti tanggung jawab atas pilihan-pilihan yang mereka ambil.</p>
<p>Bagi anak, biarkan mereka belajar dalam kebebasan mereka memilih; mereka mungkin membuat pilihan yang salah. Akibatnya, hal ini mendapatkan konsekuensi. Ajarilah anak, jika mereka berani membuat pilihan tertentu berarti mereka harus berani pula menerima konsekuensinya. Siapa teman yang dipilih, atau apakah narkoba perlu dicoba adalah hal-hal di mana mereka harus selalu memilih.</p>
<p>Kekompakan orangtua sangat penting. Selain anak menjadi tidak bingung dengan ‘gaya orangtua’ yang berbeda, pendapat atau cara tunggal ayah ibu dalam mendidik anak akan membuat anak tumbuh dengan mantap dalam lingkungan yang ‘aman’;aman karena konsisten dan konsistensi ini berarti sikap orangtua menjadi dapat diperhitungkan oleh anak.</p>
<p>Sumber: Buku Raising Drug-free Children oleh Veronica Colondam</p>
<p>Published by : PS</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/11/13/menjadi-orangtua/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>FLU [emang] BABI</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/04/28/flu-emang-babi/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/04/28/flu-emang-babi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 13:09:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<span><a href="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/4012384.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/4012384.jpg" align="left" /></a><span style="font-size: 16px;">Sekarang lagi marak yang namanya FLU BABI... apaan lagi sih tuh? setelah ada Flu Burung dan Flu Singapura, muncul nama penyakit baru yang namanya FLU BABI.. Pusat endemi Flu ini ada di Mexico, dari berita semalam yang gw baca, penyakit ini telah menewaskan 149 orang di negara yang berbatasan dengan amerika serikat itu.</span><br />
<br />
<span style="font-size: 16px;">Seperti yang diranggkum dari wiki, Flu babi adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A[1] Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.</span><br />
<br />
<span style="font-size: 16px;">Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian[3] Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1[4] H1N2,[4] H3N1,[5] H3N2,[4] and H2N3.[6] Di Amerika Serikat, hanya subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agustus 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari ba</span></span><span style="font-size: 16px;"><span style="font-size: 15px;">bi.</span><br />
<br />
Guna mencegah penyebaran Flu tersebut agar orang-orang disekitar kita senantiasa sehat maka dapat dilakukan hal-hal berikut ini;<br />
<br />
1. Jaga kebersihan diri, pastikan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, serta setiap selesai bekerja (sebelum pulang kerumah) dengan menggunakan sabun.<br />
2. Gunakan Masker bila sedang terserang flu atau tutupi mulut anda dengan sapu tangan atau tissue agar virusnya tidak menyebar ke orang orang lain.<br />
3. Makan-makanan yang sehat<br />
4. Lakukan olah raga<br />
5. Istirahat yang cukup<br />
<br />
<br /></span>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span><a href="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/4012384.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/4012384.jpg" align="left" /></a><span style="font-size: 16px;">Sekarang lagi marak yang namanya FLU BABI&#8230; apaan lagi sih tuh? setelah ada Flu Burung dan Flu Singapura, muncul nama penyakit baru yang namanya FLU BABI.. Pusat endemi Flu ini ada di Mexico, dari berita semalam yang gw baca, penyakit ini telah menewaskan 149 orang di negara yang berbatasan dengan amerika serikat itu.</span></p>
<p><span style="font-size: 16px;">Seperti yang diranggkum dari wiki, Flu babi adalah kasus-kasus influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A[1] Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.</span></p>
<p><span style="font-size: 16px;">Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian[3] Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1[4] H1N2,[4] H3N1,[5] H3N2,[4] and H2N3.[6] Di Amerika Serikat, hanya subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agustus 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari ba</span></span><span style="font-size: 16px;"><span style="font-size: 15px;">bi.</span></p>
<p>Guna mencegah penyebaran Flu tersebut agar orang-orang disekitar kita senantiasa sehat maka dapat dilakukan hal-hal berikut ini;</p>
<p>1. Jaga kebersihan diri, pastikan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, serta setiap selesai bekerja (sebelum pulang kerumah) dengan menggunakan sabun.<br />
2. Gunakan Masker bila sedang terserang flu atau tutupi mulut anda dengan sapu tangan atau tissue agar virusnya tidak menyebar ke orang orang lain.<br />
3. Makan-makanan yang sehat<br />
4. Lakukan olah raga<br />
5. Istirahat yang cukup</p>
<p></span>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/04/28/flu-emang-babi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>EARTH HOUR 2009</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/24/earth-hour-2009/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/24/earth-hour-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 13:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://farm4.static.flickr.com/3311/3259600747_928257935d.jpg?v=1235041014" /><br />
<br />
Earth Hour 2009 bertujuan untuk menjangkau 1 miliar orang di 1000 kota diseluruh dunia&#160;yang ada dalam komunitas-komunitas,&#160;perkantoran maupun pemerintahan utuk MEMATIKAN LAMPU selama satu jam dari jam 8:30 malam pada hari sabtu, 28 maret. WWF, melalui kegiatan mendunia yang bersejarah&#160;ini, ingin mengirim&#160;PESAN KUAT&#160;kepada para pemimpin dunia kita, bahwa bersama, tindakaN sekecil apapun akan mewakili suara dunia untuk beraksi dalam mengatasi perubahan iklim.<br />
<br />
Aksi nyata! inilah yang bisa kita lakukan.. ayo ajak, seluruh keluarga, teman, rekan bisnis, kalo perlu kantor kita untuk ikut aksi ini. gampang kok tingal matiin semua lampu yang ada dirumah selama satu jam hari Sabtu tgl 28 Maret besok.. JUST DO IT!<br />
<br />
&#160;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img src="http://farm4.static.flickr.com/3311/3259600747_928257935d.jpg?v=1235041014" /></p>
<p>Earth Hour 2009 bertujuan untuk menjangkau 1 miliar orang di 1000 kota diseluruh dunia&#160;yang ada dalam komunitas-komunitas,&#160;perkantoran maupun pemerintahan utuk MEMATIKAN LAMPU selama satu jam dari jam 8:30 malam pada hari sabtu, 28 maret. WWF, melalui kegiatan mendunia yang bersejarah&#160;ini, ingin mengirim&#160;PESAN KUAT&#160;kepada para pemimpin dunia kita, bahwa bersama, tindakaN sekecil apapun akan mewakili suara dunia untuk beraksi dalam mengatasi perubahan iklim.</p>
<p>Aksi nyata! inilah yang bisa kita lakukan.. ayo ajak, seluruh keluarga, teman, rekan bisnis, kalo perlu kantor kita untuk ikut aksi ini. gampang kok tingal matiin semua lampu yang ada dirumah selama satu jam hari Sabtu tgl 28 Maret besok.. JUST DO IT!</p>
<p>&#160;
</p></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/24/earth-hour-2009/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>5TH - BABY IN THE PROCESS</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/20/5th-baby-in-the-process/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/20/5th-baby-in-the-process/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 11:35:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Ngeliat list kerjaan&#160;jam segini, udah kecoret (red: tak tersisa) semua... bingung mau buang waktu untuk apa.. ya blogging ajah deh.. waktu sholat Jum'at sejam lagih.. lumayan kan...<br />
<br />
yang mau gw share kali ini mengenai cek kandungan&#160;bulanan yang dilakukan istri gw semalem. udah memasuki bulan kelima dan gak terasa ajah, "Baby" yang sedang dalam proses itu semakin tumbuh dan berkembang. sebenernya gw belom pernah share di blog ini cek kandungan bulanan dari bulan 1 sampai 4... makanya loe gak akan nemuin postingan di blog ini seri 1-4- Baby in The Processnya.. (kekekke..).. dan.. kira2 apa sih yang dicek dan dilakukan setiap kali kita ke dokter kandungan.. gw list deh..:<br />
<br />
1. Sampaikan KELUHAN<br />
gak bakal lupa nih, soalnya pas ketemu ama dokternya pertama kali, dia langsung nanya.. "Apa Kabar?"... hehe.. langsung lah diberondong dengan keluhan2 yang ada... nah memasuki bulan kelima ini semakin banyak keluhannya... khususnya didaerah kewanitaan para Bu-Mil.. seperti KEPUTIHAN.. nah ini sangat umum dialami pada fase2 sekarang karena bobot badan dah semakin berat dan cairan dalam tubuh tambah banyak,&#160;namun demikian&#160;patut diwaspadai jika cairan keputihan yang timbul BERLEBIHAN, BIKIN GATEL, BERWARNA KEKUNINGAN dan&#160;BERBAU.. it must be something wrong with you...langsung cek lah.. jangan didiamkan... tapi kalo Keputihan Normal cukup sering2 dibersihin ajah. (jangan didiemin juga).. trus ada juga keluhan mengenai lemak yang muncul disekitar SLANK-angan.. ^ ^ wah.. kayaknya bakal menderita banget.. karena kulit&#160;dibagian itu akan saling nempel dan&#160; bikin lembab banget jadinya bisa bikin lecet dan perih.. minta salep ajah ama doketernya....<br />
<br />
2. USG<br />
Ini pasti, buat meriksa perkembangan fisik bayi.. dari bulan 1-6, USG dilakukan sebulan sekali soalnya radiasi yang dipancarkan dari alat itu lumayan besar dan bisa membahayakan janin dalam kandungan kalo sampai USG dilakukan dalam rentang waktu yang pendek 1-2 minggu ..... setiap bulan kita bisa liat tuh mulai dari tulang kepala sampe tulang kaki... lucu banget deh.. malah waktu dibulan ketiga gw liat kakinya juggling kayak orang naik sepeda atau main bola.. heheh..&#160;dan juga&#160;bisa liat jantung yang dag-dig-dug...&#160;dan kebetulan di Silloam, dokternya masih pake 2 Dimensi makayan blom terlalu jelas&#160;keliatan fisik bayinya... dan sebenernya di RS itu ada sih USg yg sampe 4 Dimensi.. itu Colourfull dan kita bener2 bisa liat&#160;bayi dalam kandungannya&#160;dengan sangat jelas...&#160;&#160;<br />
<br />
3. Pemberian VITAMIN/SUPPLEMEN<br />
kalo cek kandungan sama ajah kayak ke pom bensin.. isi ulang.. bedanya ini isi ulang Vitamin/Supplemen... heheh.. Good lah... ini bagian dari Investasi ke anak sedari dini..<br />
<br />
oia.. semalem Calon anak gw pinter banget, dia nurut ama gw untuk jangan kasih tau umynya jenis kelaminnya apah,&#160;haha.. Good Job&#160;nak!...&#160;trus semalem istri gw juga disuntik untuk kedua kalinya, suntikan semacam imun dari kuman2 sekitar kayak di Toilet umum (buat yg sering pergi ke Mall, kantor atau jalan2), trus&#160;alat-alat mandi.. sangat perlu nih suntikan.. karena memang Bu-Mil itu sangat sensitif terhaap kuman.. suntikan ini bagusnya sih dilakukan sebelum hamil... sebelum nikah malahan.. jadi gak perlu dua kali deh kayak pas hamil sekarang...<br />
<br />
trus ngomongin suntikan, semalem juga si Umy, sekalian tes Toksoplasma... ini virus/bakteri yang paling ditakuti semasa hamil... biasanya si tokso ini berasal dari KUCING atau ANJING. jadi kalo dirumah punya dua binatang itu.. JAUH2 DEH! karena risikonya besar banget lo... bisa bikin anak kita cacat.. naudzubillah ... harusnya sih tes tokso ini dilakukna juga sebelum hamil, jadi bisa&#160;dibikin "Clear" (minjem istilah Bu dokter)&#160;pas hamil.. biaya tes tokso semalem sih 800k... lumayan yah... tapi buat anak, apa sih yang nggak... (ditanggung pulak ama kantor, mudah2an ajah gak ekses)..heehhehhe...<br />
<br />
sekian deh.. dah mo soljum neh... ciao...
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Ngeliat list kerjaan&#160;jam segini, udah kecoret (red: tak tersisa) semua&#8230; bingung mau buang waktu untuk apa.. ya blogging ajah deh.. waktu sholat Jum&#8217;at sejam lagih.. lumayan kan&#8230;</p>
<p>yang mau gw share kali ini mengenai cek kandungan&#160;bulanan yang dilakukan istri gw semalem. udah memasuki bulan kelima dan gak terasa ajah, &#8220;Baby&#8221; yang sedang dalam proses itu semakin tumbuh dan berkembang. sebenernya gw belom pernah share di blog ini cek kandungan bulanan dari bulan 1 sampai 4&#8230; makanya loe gak akan nemuin postingan di blog ini seri 1-4- Baby in The Processnya.. (kekekke..).. dan.. kira2 apa sih yang dicek dan dilakukan setiap kali kita ke dokter kandungan.. gw list deh..:</p>
<p>1. Sampaikan KELUHAN<br />
gak bakal lupa nih, soalnya pas ketemu ama dokternya pertama kali, dia langsung nanya.. &#8220;Apa Kabar?&#8221;&#8230; hehe.. langsung lah diberondong dengan keluhan2 yang ada&#8230; nah memasuki bulan kelima ini semakin banyak keluhannya&#8230; khususnya didaerah kewanitaan para Bu-Mil.. seperti KEPUTIHAN.. nah ini sangat umum dialami pada fase2 sekarang karena bobot badan dah semakin berat dan cairan dalam tubuh tambah banyak,&#160;namun demikian&#160;patut diwaspadai jika cairan keputihan yang timbul BERLEBIHAN, BIKIN GATEL, BERWARNA KEKUNINGAN dan&#160;BERBAU.. it must be something wrong with you&#8230;langsung cek lah.. jangan didiamkan&#8230; tapi kalo Keputihan Normal cukup sering2 dibersihin ajah. (jangan didiemin juga).. trus ada juga keluhan mengenai lemak yang muncul disekitar SLANK-angan.. ^ ^ wah.. kayaknya bakal menderita banget.. karena kulit&#160;dibagian itu akan saling nempel dan&#160; bikin lembab banget jadinya bisa bikin lecet dan perih.. minta salep ajah ama doketernya&#8230;.</p>
<p>2. USG<br />
Ini pasti, buat meriksa perkembangan fisik bayi.. dari bulan 1-6, USG dilakukan sebulan sekali soalnya radiasi yang dipancarkan dari alat itu lumayan besar dan bisa membahayakan janin dalam kandungan kalo sampai USG dilakukan dalam rentang waktu yang pendek 1-2 minggu &#8230;.. setiap bulan kita bisa liat tuh mulai dari tulang kepala sampe tulang kaki&#8230; lucu banget deh.. malah waktu dibulan ketiga gw liat kakinya juggling kayak orang naik sepeda atau main bola.. heheh..&#160;dan juga&#160;bisa liat jantung yang dag-dig-dug&#8230;&#160;dan kebetulan di Silloam, dokternya masih pake 2 Dimensi makayan blom terlalu jelas&#160;keliatan fisik bayinya&#8230; dan sebenernya di RS itu ada sih USg yg sampe 4 Dimensi.. itu Colourfull dan kita bener2 bisa liat&#160;bayi dalam kandungannya&#160;dengan sangat jelas&#8230;&#160;&#160;</p>
<p>3. Pemberian VITAMIN/SUPPLEMEN<br />
kalo cek kandungan sama ajah kayak ke pom bensin.. isi ulang.. bedanya ini isi ulang Vitamin/Supplemen&#8230; heheh.. Good lah&#8230; ini bagian dari Investasi ke anak sedari dini..</p>
<p>oia.. semalem Calon anak gw pinter banget, dia nurut ama gw untuk jangan kasih tau umynya jenis kelaminnya apah,&#160;haha.. Good Job&#160;nak!&#8230;&#160;trus semalem istri gw juga disuntik untuk kedua kalinya, suntikan semacam imun dari kuman2 sekitar kayak di Toilet umum (buat yg sering pergi ke Mall, kantor atau jalan2), trus&#160;alat-alat mandi.. sangat perlu nih suntikan.. karena memang Bu-Mil itu sangat sensitif terhaap kuman.. suntikan ini bagusnya sih dilakukan sebelum hamil&#8230; sebelum nikah malahan.. jadi gak perlu dua kali deh kayak pas hamil sekarang&#8230;</p>
<p>trus ngomongin suntikan, semalem juga si Umy, sekalian tes Toksoplasma&#8230; ini virus/bakteri yang paling ditakuti semasa hamil&#8230; biasanya si tokso ini berasal dari KUCING atau ANJING. jadi kalo dirumah punya dua binatang itu.. JAUH2 DEH! karena risikonya besar banget lo&#8230; bisa bikin anak kita cacat.. naudzubillah &#8230; harusnya sih tes tokso ini dilakukna juga sebelum hamil, jadi bisa&#160;dibikin &#8220;Clear&#8221; (minjem istilah Bu dokter)&#160;pas hamil.. biaya tes tokso semalem sih 800k&#8230; lumayan yah&#8230; tapi buat anak, apa sih yang nggak&#8230; (ditanggung pulak ama kantor, mudah2an ajah gak ekses)..heehhehhe&#8230;</p>
<p>sekian deh.. dah mo soljum neh&#8230; ciao&#8230;
</p></div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/20/5th-baby-in-the-process/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>INDONESIAN STRONG FROM HOME</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/19/indonesian-strong-from-home/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/19/indonesian-strong-from-home/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2009 11:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<p><font style="BACKGROUND-COLOR: #ebedec">Kebetulan lagi kerja pagi ini nerima email&#160;dari teman kantor mengenai&#160; "NILAI" yang disorot akhir-akhir ini dalam sistem pendidikan di Indonesia.. dan kebetulan juga sih kemarin baru baca di kompas kalo standar "NILAI" kelulusan untuk tingkat sekolah dasar bakalan di naikkin lagih... dalam hati gw pas baca berita itu&#160;kemarin.. "maunya apa sih orang2 ituh? gak nyadar apa yah kalo sistem pendidikan yang berujung kepada "NILAI" seperti itu akan mematikan kreativitas, kecerdasan dan kejeniusan anak2 Indonesia.."..&#160;(kasian juga adek, saudara, ponakan&#160;gw yg masih kecil.. hehe..)<br />
<br />
pas banget deh ama Email yang gw baca pagi ini....&#160;dan gw mungkin gak akan nge-bahas lebih mendalam mengenai hal kayak gitu disini karena emang gw bukan pakarnya juga sih.. ^ ^ opini yang gw ungkapin diatas hanya berdasarkan hasil bacaan sana-sini plus mencoba mengingat-ingat bagaimana orang2 besar dunia kayak Bill Gates, Thomas Alva Edison bahkan Nabi Muhammad SAW bisa sukses di dunia.&#160;trus gw liat di penghujung email itu ada Blog source yang merupakan asal muasal dari isi email itu...<a href="http://ayahkita.blogspot.com/"><br />
http://ayahkita.blogspot.com/</a><br />
<br />
penasaran, surfing deh langsung ke sana.. dan makin semangat pas ngeliat judul blognya.. "INDONESIAN STRONG FROM HOME".. menarik.... dan semakin antusias baca kata demi kata dari AYAH EDI (pengelola blog ini) yang sangat inspiratif. sebagai calon ayah dan kepala keluarga, (ciehh. cieh.. kekeke.)..&#160;gw pikir&#160;ilmu2 kayak gini nih yang gak akan bisa didapet di sekolah ataupun di kampus. ya gak? si ayah edi ini ternyata pembicara juga di radio SMART FM 95.9 (Talk shownya tiap Sabtu jam 10-12)... Good job dad!..<br />
<br />
dan setelah baca-baca di blog itu.. gw rekomendasiin banget (5 Star) deh buat AYAH-BUNDA, PAPI-MAMI, ABI-UMI atau EMAK-BABA,.. (hahhaha..) yang emang mau atau sednag&#160;ngebangun KELUARGA khususnya dalam mendidik anak-anak tercinta yang nantinya bisa berguna buat bangsa dan negara kita INDONESIA... MERDEKA!!!!<br />
<br />
<br /></font></p>

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><font style="BACKGROUND-COLOR: #ebedec">Kebetulan lagi kerja pagi ini nerima email&#160;dari teman kantor mengenai&#160; &#8220;NILAI&#8221; yang disorot akhir-akhir ini dalam sistem pendidikan di Indonesia.. dan kebetulan juga sih kemarin baru baca di kompas kalo standar &#8220;NILAI&#8221; kelulusan untuk tingkat sekolah dasar bakalan di naikkin lagih&#8230; dalam hati gw pas baca berita itu&#160;kemarin.. &#8220;maunya apa sih orang2 ituh? gak nyadar apa yah kalo sistem pendidikan yang berujung kepada &#8220;NILAI&#8221; seperti itu akan mematikan kreativitas, kecerdasan dan kejeniusan anak2 Indonesia..&#8221;..&#160;(kasian juga adek, saudara, ponakan&#160;gw yg masih kecil.. hehe..)</p>
<p>pas banget deh ama Email yang gw baca pagi ini&#8230;.&#160;dan gw mungkin gak akan nge-bahas lebih mendalam mengenai hal kayak gitu disini karena emang gw bukan pakarnya juga sih.. ^ ^ opini yang gw ungkapin diatas hanya berdasarkan hasil bacaan sana-sini plus mencoba mengingat-ingat bagaimana orang2 besar dunia kayak Bill Gates, Thomas Alva Edison bahkan Nabi Muhammad SAW bisa sukses di dunia.&#160;trus gw liat di penghujung email itu ada Blog source yang merupakan asal muasal dari isi email itu&#8230;<a href="http://ayahkita.blogspot.com/"><br />
http://ayahkita.blogspot.com/</a></p>
<p>penasaran, surfing deh langsung ke sana.. dan makin semangat pas ngeliat judul blognya.. &#8220;INDONESIAN STRONG FROM HOME&#8221;.. menarik&#8230;. dan semakin antusias baca kata demi kata dari AYAH EDI (pengelola blog ini) yang sangat inspiratif. sebagai calon ayah dan kepala keluarga, (ciehh. cieh.. kekeke.)..&#160;gw pikir&#160;ilmu2 kayak gini nih yang gak akan bisa didapet di sekolah ataupun di kampus. ya gak? si ayah edi ini ternyata pembicara juga di radio SMART FM 95.9 (Talk shownya tiap Sabtu jam 10-12)&#8230; Good job dad!..</p>
<p>dan setelah baca-baca di blog itu.. gw rekomendasiin banget (5 Star) deh buat AYAH-BUNDA, PAPI-MAMI, ABI-UMI atau EMAK-BABA,.. (hahhaha..) yang emang mau atau sednag&#160;ngebangun KELUARGA khususnya dalam mendidik anak-anak tercinta yang nantinya bisa berguna buat bangsa dan negara kita INDONESIA&#8230; MERDEKA!!!!</p>
<p></font></p>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/19/indonesian-strong-from-home/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Orang Bijak Taat Pajak</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/11/orang-bijak-taat-pajak/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/11/orang-bijak-taat-pajak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 14:49:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3975023.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3975023.jpg" /></a><br />
Sebagai pemilik NPWP, konsekuensi yang harus ditanggung adalah melakukan pelaporan pajak penghasilan setiap tahun dan kemarin setelah nerima lampiran I-A SPT Tahunan PPH ps 21 (Formulir 1721-A1) yang udah dibuat kantor, gw langsung dengan sregepnya (Kayak pembokat.. ^ ^) download Formulir SPT tahunan di website kantor pajak www.pajak.go.id..<br />
<br />
trus Disitu ada dua pilihan Formulir 1770 S atau 1770 SS... nah bedanya apa sih? simplenya sih gini, kalo perhitungan penghasilan loe di formulir 1721 -A1 jumlahnya dibawah 60 Juta berarti loe pake formulir yang 1770 SS, kalo diatas itu yah pake yang Snya satu... hehhehe. berhubung gw pegawai rendahan dan berpenghasilan dibawah 60 juta. gw download lah yang tipe SS (kayak rumah susun yaaa....) and isi deh..<br />
<br />
yang paling mikir adalah ngisi kolom JUMLAH KESELURUHAN HARTA dan JUMLAH KEWAJIBAN/HUTANG pada akhir tahun.. dan gw gak ngerti kenapa bagian ini harus diisi karena sangat berpotensi untuk mengisi dengan jumlah yang asal2an.. iya dong.. soalnya saat kita ngelapor ke kantor pajak yang dibawa cuma :<br />
1. Formulir 1721 -A1 atau 1721-A2 (khusus PNS)<br />
2. Formulir 1770 - SS atau 1770 - S<br />
<br />
dan gak melampirkan Invoice kita, surat tanah, surat rumah, BBKP, Fotokopi tabungan, etc... jadi kayaknya mau ngisi asal2an juga bisa.. hehheheh.. (not recommended)..<br />
<br />
Kalo bingung, tanya ajah bagian Payroll kantor loe atau telpon langsung ke kantor pajak (mereka ramah2 kok orangnya).. jangan dibuat pusing, sebagai warga negara kita wajib membayar, melaporkan dan mengawasi pajak..<br />
<br />
ciao...<br />
<br />
<br />
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><a href="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3975023.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3975023.jpg" /></a><br />
Sebagai pemilik NPWP, konsekuensi yang harus ditanggung adalah melakukan pelaporan pajak penghasilan setiap tahun dan kemarin setelah nerima lampiran I-A SPT Tahunan PPH ps 21 (Formulir 1721-A1) yang udah dibuat kantor, gw langsung dengan sregepnya (Kayak pembokat.. ^ ^) download Formulir SPT tahunan di website kantor pajak www.pajak.go.id..</p>
<p>trus Disitu ada dua pilihan Formulir 1770 S atau 1770 SS&#8230; nah bedanya apa sih? simplenya sih gini, kalo perhitungan penghasilan loe di formulir 1721 -A1 jumlahnya dibawah 60 Juta berarti loe pake formulir yang 1770 SS, kalo diatas itu yah pake yang Snya satu&#8230; hehhehe. berhubung gw pegawai rendahan dan berpenghasilan dibawah 60 juta. gw download lah yang tipe SS (kayak rumah susun yaaa&#8230;.) and isi deh..</p>
<p>yang paling mikir adalah ngisi kolom JUMLAH KESELURUHAN HARTA dan JUMLAH KEWAJIBAN/HUTANG pada akhir tahun.. dan gw gak ngerti kenapa bagian ini harus diisi karena sangat berpotensi untuk mengisi dengan jumlah yang asal2an.. iya dong.. soalnya saat kita ngelapor ke kantor pajak yang dibawa cuma :<br />
1. Formulir 1721 -A1 atau 1721-A2 (khusus PNS)<br />
2. Formulir 1770 - SS atau 1770 - S</p>
<p>dan gak melampirkan Invoice kita, surat tanah, surat rumah, BBKP, Fotokopi tabungan, etc&#8230; jadi kayaknya mau ngisi asal2an juga bisa.. hehheheh.. (not recommended)..</p>
<p>Kalo bingung, tanya ajah bagian Payroll kantor loe atau telpon langsung ke kantor pajak (mereka ramah2 kok orangnya).. jangan dibuat pusing, sebagai warga negara kita wajib membayar, melaporkan dan mengawasi pajak..</p>
<p>ciao&#8230;</p>
<p>
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/03/11/orang-bijak-taat-pajak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MSG</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/02/25/msg/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/02/25/msg/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 14:28:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Semenjak istri gw hamil, gw sangat parno akan yang namanya MSG (Monosodium Glutamat) dalam makanan yang dikonsumsi. Setiap lagi belanja atau mau makan sesuatu, yang kepikiran pertama kali adalah.."Apakah makanan ini mengandung MSG?".. karena selentingan-selintangan kabar yang gw dengar dan saking banyaknya, gw jadi parno.. banyak yang bilang kalo makanan yang mengandung MSG itu bisa mengganggu kesehatan kayak bikin pusing, mengurangi daya ingat di otak, bikin asma, etc... dan gak tau kenapa, gw kok percaya ajah yah...<br />
<br />
sebegitu bahayakah MSG untuk dikonsumsi? dan inlah yang gw coba cari kemarin dengan meng-googling.. baca sana-sini dari blog, website kesehatan, sampai wiki.. dan ternyata kesimpulan yang bisa diambil.. <em>" Glutamate telah masuk daftar US Food and Drug Administration (FDA) Generally Recognised as Safe (GRAS) selama 40 tahun. Hal ini sejajar dengan merica, gula, cuka dan tepung terigu. Bukti ilmiah menunjukan bahwa MSG tidak berbahaya bagi tubuh manusia pada umumnya dan selalu ada didalam makanan <strong>- Dr. Marion Healy, Ketua Peneliti Food Standards Australia New Zealand".</strong></em><br />
<br />
Linknya:<br />
http://www.glutamate.org.au/pdf/MSG-Flyer_Indo.pdf
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Semenjak istri gw hamil, gw sangat parno akan yang namanya MSG (Monosodium Glutamat) dalam makanan yang dikonsumsi. Setiap lagi belanja atau mau makan sesuatu, yang kepikiran pertama kali adalah..&#8221;Apakah makanan ini mengandung MSG?&#8221;.. karena selentingan-selintangan kabar yang gw dengar dan saking banyaknya, gw jadi parno.. banyak yang bilang kalo makanan yang mengandung MSG itu bisa mengganggu kesehatan kayak bikin pusing, mengurangi daya ingat di otak, bikin asma, etc&#8230; dan gak tau kenapa, gw kok percaya ajah yah&#8230;</p>
<p>sebegitu bahayakah MSG untuk dikonsumsi? dan inlah yang gw coba cari kemarin dengan meng-googling.. baca sana-sini dari blog, website kesehatan, sampai wiki.. dan ternyata kesimpulan yang bisa diambil.. <em>&#8221; Glutamate telah masuk daftar US Food and Drug Administration (FDA) Generally Recognised as Safe (GRAS) selama 40 tahun. Hal ini sejajar dengan merica, gula, cuka dan tepung terigu. Bukti ilmiah menunjukan bahwa MSG tidak berbahaya bagi tubuh manusia pada umumnya dan selalu ada didalam makanan <strong>- Dr. Marion Healy, Ketua Peneliti Food Standards Australia New Zealand&#8221;.</strong></em></p>
<p>Linknya:<br />
http://www.glutamate.org.au/pdf/MSG-Flyer_Indo.pdf
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/02/25/msg/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ke SINGAPORE&#8230; Ngapain?</title>
		<link>http://keluarganegara.blog.com/2009/02/25/ke-singapore-ngapain/</link>
		<comments>http://keluarganegara.blog.com/2009/02/25/ke-singapore-ngapain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 12:01:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mr. P</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Blogging lagih sambil menunggu makan siang...<br />
<br />
Beberapa bulan terakhir gw liat banyak iklan2 yang menggoda dari perusahaan penerbangan yang perang harga buat melancong ke negara tetangga, SINGAPURA. dan hari ini gw liat lagi tuh iklan setengah halaman muncul di Kompas. dan gw sempet berpikir sejenak dan sedikit tergoda... Wah.. MURAH! apalagi dah punya passport dan NPWP. palingan tinggal bayar tiket dan air port tax... dan ini juga berlaku untuk bepergian ke negara2 ASEAN yang lain.. karena emang gak butuh visa untuk kesana... ditambah lagi waktu tempuh penerbangan yang lamanya kayak kita pergi ke Bandung dari Jakarta, 2 hours onleh.. dan gw pernah diskusiin ini ke istri gw.. dan doi sih positif2 ajah karena emang suka jalan-jalan.. ^ ^<br />
<a href="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3938169.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3938169.jpg" align="left" /></a><br />
Namun, tetapi seketika juga kok gw kepikiran.. sampai disana NGAPAIN?? Shopping, Pergi ke tempat2 wisata di Singapore, Walk to the downtown, trus? dan gak tau kenapa, gw merasa gak rela ajah ngebayangin duit gw dibuang2 kenegeri orang apalagi itu jadi pendapatan devisanya. Sakit rasanya hati ini ditambah membayangkan potensi alam, tempat wisata, tempat jalan-jalan dan tempat shopping yang buanyakkk banget di Indonesia... coba deh loe bayangin tempat2 wisata dari Sabang sampe merauke.. trus juga sebutin barang2 branded apa yang belum ada di Mal-mal jakarta?ada semua man.. dan untuk mengenal kekayaan alam Indonesia coba deh nonton program2 wisata di TV sekarang kayak Harmoni Alam di Trans TV setiap minggu siang.. edan... biki ngilerrrr... gw gak tau kenapa emang karena kameraman-nya pinter ambil sudut pandang yang pas banget apa emang Indonesia itu penuh dengan tempat-tempat pemandangan yang menakjubkan?<br />
<br />
silahkan direnungkan... gw mo makan siang hulu ahh...<br />
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Blogging lagih sambil menunggu makan siang&#8230;</p>
<p>Beberapa bulan terakhir gw liat banyak iklan2 yang menggoda dari perusahaan penerbangan yang perang harga buat melancong ke negara tetangga, SINGAPURA. dan hari ini gw liat lagi tuh iklan setengah halaman muncul di Kompas. dan gw sempet berpikir sejenak dan sedikit tergoda&#8230; Wah.. MURAH! apalagi dah punya passport dan NPWP. palingan tinggal bayar tiket dan air port tax&#8230; dan ini juga berlaku untuk bepergian ke negara2 ASEAN yang lain.. karena emang gak butuh visa untuk kesana&#8230; ditambah lagi waktu tempuh penerbangan yang lamanya kayak kita pergi ke Bandung dari Jakarta, 2 hours onleh.. dan gw pernah diskusiin ini ke istri gw.. dan doi sih positif2 ajah karena emang suka jalan-jalan.. ^ ^<br />
<a href="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3938169.jpg"><img src="http://amadeo.blog.com/repository/1719148/3938169.jpg" align="left" /></a><br />
Namun, tetapi seketika juga kok gw kepikiran.. sampai disana NGAPAIN?? Shopping, Pergi ke tempat2 wisata di Singapore, Walk to the downtown, trus? dan gak tau kenapa, gw merasa gak rela ajah ngebayangin duit gw dibuang2 kenegeri orang apalagi itu jadi pendapatan devisanya. Sakit rasanya hati ini ditambah membayangkan potensi alam, tempat wisata, tempat jalan-jalan dan tempat shopping yang buanyakkk banget di Indonesia&#8230; coba deh loe bayangin tempat2 wisata dari Sabang sampe merauke.. trus juga sebutin barang2 branded apa yang belum ada di Mal-mal jakarta?ada semua man.. dan untuk mengenal kekayaan alam Indonesia coba deh nonton program2 wisata di TV sekarang kayak Harmoni Alam di Trans TV setiap minggu siang.. edan&#8230; biki ngilerrrr&#8230; gw gak tau kenapa emang karena kameraman-nya pinter ambil sudut pandang yang pas banget apa emang Indonesia itu penuh dengan tempat-tempat pemandangan yang menakjubkan?</p>
<p>silahkan direnungkan&#8230; gw mo makan siang hulu ahh&#8230;
</div>
<div></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluarganegara.blog.com/2009/02/25/ke-singapore-ngapain/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
