Wednesday, March 11, 2009

Orang Bijak Taat Pajak


Sebagai pemilik NPWP, konsekuensi yang harus ditanggung adalah melakukan pelaporan pajak penghasilan setiap tahun dan kemarin setelah nerima lampiran I-A SPT Tahunan PPH ps 21 (Formulir 1721-A1) yang udah dibuat kantor, gw langsung dengan sregepnya (Kayak pembokat.. ^ ^) download Formulir SPT tahunan di website kantor pajak www.pajak.go.id..

trus Disitu ada dua pilihan Formulir 1770 S atau 1770 SS… nah bedanya apa sih? simplenya sih gini, kalo perhitungan penghasilan loe di formulir 1721 -A1 jumlahnya dibawah 60 Juta berarti loe pake formulir yang 1770 SS, kalo diatas itu yah pake yang Snya satu… hehhehe. berhubung gw pegawai rendahan dan berpenghasilan dibawah 60 juta. gw download lah yang tipe SS (kayak rumah susun yaaa….) and isi deh..

yang paling mikir adalah ngisi kolom JUMLAH KESELURUHAN HARTA dan JUMLAH KEWAJIBAN/HUTANG pada akhir tahun.. dan gw gak ngerti kenapa bagian ini harus diisi karena sangat berpotensi untuk mengisi dengan jumlah yang asal2an.. iya dong.. soalnya saat kita ngelapor ke kantor pajak yang dibawa cuma :
1. Formulir 1721 -A1 atau 1721-A2 (khusus PNS)
2. Formulir 1770 - SS atau 1770 - S

dan gak melampirkan Invoice kita, surat tanah, surat rumah, BBKP, Fotokopi tabungan, etc… jadi kayaknya mau ngisi asal2an juga bisa.. hehheheh.. (not recommended)..

Kalo bingung, tanya ajah bagian Payroll kantor loe atau telpon langsung ke kantor pajak (mereka ramah2 kok orangnya).. jangan dibuat pusing, sebagai warga negara kita wajib membayar, melaporkan dan mengawasi pajak..

ciao…

Posted by Mr. P at 07:49:05
Comments

2 Responses to “Orang Bijak Taat Pajak”

  1. Thanks so very much for taking your time to create this very useful and informative site. I have learned a lot from your site. Thanks!! I think you have done an excellent job with your site. I will return in the near future.

  2. lanelle says:

    Everytime i read your article, i will keep thinking for a long time.

Leave a Reply