Hati Yang Bergetar

Posted: 18th January 2012 by Mr. P in Spiritual
Tags: , , , ,

Subhanallah… Saya ingin berbagi pengalaman spiritual pagi ini. Setelah shalat tahajud dan berdoa selesai sekitar pukul 3:21 pagi, saya lanjutkan untuk berdzikir di ruang tamu. Dengan kondisi mata yang mengantuk, bibir ini terus dengan sadar maupun setengah sadar mengucapkan kalimat istighfar, lalu dilanjutkan dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Saya tidak tahu di kalimat shalawat keberapa, tiba-tiba ada SMS masuk (saya lihat HP saya kembali sekitar pukul 3:45), setelah saya buka ternyata ada SMS harian yang dikirim dari Masjid Jami Nurul Yakin (ini masjid di seberang blok perumahan dimana saya tinggal, Alhamdulillah mereka punya program SMS harian gratis yang saya ikuti) dan isi SMS yang saya baca :

[MJNY] Rasul SAW bersabda : Kekasihku adalah org2 yang belum pernah melihatku, tetapi mereka beriman kpdku. Aku benar2 sangat rindu kpd mereka (muttafaq ‘alaih)

Hati ini bergetar, ingin rasanya kuteteskan air mata ini. Ya Allah ya Salam, Inikah jawaban atas shalawatku ke Baginda Nabi Muhammad SAW. Aku tidak pernah melihat beliau, namun aku meyakini bahwa beliau adalah nabi-Mu. Nabi penutup akhir zaman yang membawa risalah-Mu melalui kitab suci Al Quran yang merupakan penyempurna dari kitab-kitab sebelumnya. Allahumma salli ala Sayyidina wa Habibina Muhammad wa ala aali Sayyidina wa Habibina Muhammad..

dan setiap pagi sebelum jam 7, biasanya kalau sudah didepan pc, rutinitas awal adalah melihat akun twitter, FB, Tumblr untuk melihat informasi-informasi apa yang menarik. kebetulan tadi pagi di twitter saya lihat akun @islamicthinking sedang membahas wawancara dengan Muhammad Ali mengenai apa yang ditakutkan oleh mantan petinju terbaik dunia itu yang telah mengalahkan lawan-lawan tangguh pada masanya. Cuma satu ternyata yang ditakutkan Muhammad Ali : TIDAK MASUK SURGA! SubhanAllah.. dan berikut photo-photo sang petarung sejati yang tentunya membuat hati saya cukup bergetar.

Share:
  • Facebook
  • Tumblr
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Dunia Yang Gelap

Posted: 16th January 2012 by Mr. P in Spiritual
Tags: , , ,

Sabtu pagi kemarin kedua kalinya shalat shubuh bareng istri di mesjid, saya sengaja ajak  istri saya yang saat ini sedang hamil anak kedua untuk shalat berjamaah , supaya sekalian olahraga dan menghirup udara pagi yang masih segar. Alhamdulillah, sabtu pagi itu ada Ustad Hasan yang biasanya saya tunggu kehadirannya 2 minggu sekali dimasjid dekat rumah karena saya menyukai isi dan gaya berceramah beliau yang menurut saya berbobot dan mencerahkan. dan kemarin saya mendapatkan lagi suatu “pencerahan”.

Ada sebuah cerita mengenai seorang ulama dan ketiga muridnya  yang saya coba tuliskan kembali dalam artikel kali ini. Suatu ketika ulama tersebut meminta kepada ketiga muridnya yang masih muda tersebut untuk masuk kedalam gua yang gelap dan meminta mereka untuk mengambil sebanyak-banyaknya apapun yang ada didalam gua tersebut. Setelah masuk kedalam gua ternyata ketiga pemuda tersebut memiliki pemikiran yang berbeda.

Pemuda pertama berpikir : “wah.. ada-ada saja orang tua ini, gelap seperti ini bagaimana caranya bisa melihat, apa yang bisa diambil? saya memerlukan penerang. tidak mungkin saya mendapatkan barang-barang yang berharga disini.” dan pemuda pertama pun keluar dari gua tanpa membawa apapun.

lain halnya dengan Pemuda kedua yang berpikir : “Wah gelap sekali disini, apa yang harus saya ambil? baiklah saya ambil sedapatnya saja, toh.. yang penting saya membawa keluar sesuatu yang diperintahkan guru.” dan pemuda kedua pun keluar dari gua yang gelap tersebut dengan membawa sesuatu seadanya.

Berbeda dengan pemuda pertama dan kedua, pemuda ketiga tanpa banyak berpikir , begitu masuk kedalam gua langsung berusaha meraba-raba kedalam dasar gua lalu mengambil sebanyak-banyaknya apapun yang ditemukan didalam gua yang gelap. dan melimpah ruahlah bawaan pemuda ketiga tersebut saat keluar dari gua.

Diluar gua, ternyata diketahui apa-apa yang diambil pemuda kedua dan ketiga adalah intan permata, batang-batang emas perhiasan yang berkilau yang sangat bernilai harganya. Mengetahui hal tersebut menyesal lah pemuda pertama dan kedua. hingga mereka berkata “aduuhhh.. menyesal saya tidak ambil apa-apa.” begitupula dengan pemuda kedua yang menyesal tidak mengambil sebanyak-banyaknya apa-apa yang ada didalam gua tadi. namun sebaliknya berbahagialah pemuda ketiga.

Melihat reaksi ketiga muridnya, lalu ulama tersebut pun menerangkan bahwasanya gua yang gelap itu diibaratkan sebagai dunia. Mengutip salah satu surat Ali ‘Imran ayat 41 “…Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari…” Seyogyanya kita sebagai manusia diperintahkan (melalui Al Quran dan Hadis) oleh Allah SWT untuk beribadah sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya didunia ini sebagai bekal diakhirat kelak, meskipun kita tidak mengetahui apa yang akan kita dapat diakhirat kelak nanti hingga kita melewati pintu kematian. Hanya dengan iman atau keyakinan lah yang mampu menggerakkan diri kita untuk beribadah sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya. Begitu pula halnya dengan ketiga pemuda tersebut yang berada didalam gua, yang telah diperintahkan untuk mengambil sebanyak-banyaknya apa-apa yang ada di dalam gua dan saat melewati pintu keluar gua, barulah mereka tersadar atas apa-apa yang diusahakan.

Kadang kita hidup didunia  seperti pemuda yang pertama atau yang kedua didalam gua tadi,  terlalu banyak berpikir dengan logika dan tidak memiliki keyakinan serta menganggap shalat, zakat/sedekah, puasa, haji serta kebaikan-kebaikan dan ibadah-ibadah sunah yang lain merupakan pekerjaan yang sia-sia didunia alias tidak ada manfaatnya kalaupun berpikir ada gunanya atau yakin, tidak menganggap hal-hal tersebut sesuatu yang penting sehingga berpikir “untuk apa dikerjakan?’ atau “seperlunya aja deh..”.  namun tidak bagi orang yang beriman yang dicontohkan oleh pemuda ketiga tadi yang meyakini bahwa amalan-amalan tersebut sangat bernilai harganya dan akan menemani kita mengarungi luasnya lautan akhirat. Abu Bakar Ash-Shiddiq pernah berkata : “Barangsiapa masuk kubur tanpa membawa bekal, maka seakan-akan dia mengarungi lautan tanpa perahu.” Berat.. sungguh berat jikalau hal yang tersebut terjadi. bisa anda bayangkan bahwa anda harus melewati lautan yang luas tanpa perahu/kapal?

Share:
  • Facebook
  • Tumblr
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Makanan Halal

Posted: 11th January 2012 by Mr. P in Spiritual
Tags: , , , ,

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Baqarah :173)


Sudah lama sekali ingin membuat artikel mengenai makanan halal ini berdasarkan pengalaman spiritual yang saya alami setiap kali saya menginjakkan kaki ke negeri orang yang bukan mayoritas penduduknya beragama islam. Namun baru kali ini keinginan itu saya realisasikan setelah mendengar kajian sabtu pagi di Masjid dekat rumah beberapa minggu yang lalu dan baru “ngeh” atau tersadar kembali dengan salah satu kalimat ayat diatas.

Dulu saya berpikir sebelum mau pergi keluar negeri, saya selalu menanamkan pikiran untuk hanya menghindari makanan yang mengandung daging babi yang ada  dalam bentuk sausage (sosis), Bacon , dan Ham. karena istilah-istilah diatas kadang bisa menjadi rancu saat kita temui di pesawat maupun hotel, yang membuat varian ketiga jenis makanan diatas tidak hanya berasal dari daging babi, namun juga dari daging ayam dan sapi bahkan kalkun (turkey) yang secara syar’i dihalalkan untuk dimakan. dan saya pun selalu bertekad untuk menanyakan apapun yang berhubungan dengan istilah diatas “apakah mengandung babi atau tidak”? dan setelah sampai disuatu kota, biasanya saya juga coba cari tahu dimana restaurant atau tempat makan yang ada label halalnya di dalam kota tersebut atau disekitar tempat saya menginap, dan beberapa hari lalu saya menemukan website yang bisa menjadi referensi untuk mengetahui tempat makan halal diseluruh dunia  www.zabihah.com

Membaca kembali salah satu kalimat dalam surat Al Baqarah ayat 173 diatas sebagai berikut “binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah” , ayat ini mengungkapkan bahwasanya bukan hanya daging babi yang harus dihindari tapi juga semua daging yang proses penyembelihannya tanpa menyebut nama Allah.

Hal ini mengingatkan perbincangan saya dengan salah satu tenaga kerja Indonesia di Korea awal tahun 2011 lalu, kebetulan beliau ini sudah lama bekerja sekitar 2-3 tahun di tempat pemotongan daging sapi di Seoul.  Kami bertemu di Seoul Central Mosque yang merupakan Masjid terbesar di Korea dan satu-satunya masjid yang ada di kota Seoul yang berlokasi di daerah Itaewon. Karena kebetulan beliau ini bekerja ditempat pemotongan sapi, saya iseng tanya bagaimana proses penyembelihan sapi di tempat beliau bekerja. “kalau disini sapi dibunuh dengan ditembak dulu dikepala pakai laser mas , setelah mati lalu dipotong” ujar beliau.  dan beliau juga mengatakan cara tersebut berlaku juga untuk pemotongan ayam. karena dengan  cara ini pemotongan ditempatnya bekerja akan lebih bersih, mudah dan efisien. Saya cukup terkejut dan bilang dalam hati “baru tahu ada cara pemotongan seperti itu” , karena selama saya bekerja di Korea saat makan siang di kantin atau ajakan makan malam, saya selalu berusaha menghindari menu “babi” dan memilih makanan yang ada ayam atau daging sapinya. Apalagi kalau di Korea itu makanan yang paling saya suka namanya Samgyetang/Ayam Ginseng, Sup Ayam (utuh) ditambah ginseng  sebesar jari tengah yang dimasukkan kedalam kuah sup panas dan saat itu saya berpikir “halal”.

Dengan cara pemotongan tersebut (ditembak laser dikepala) tentu menjadi tidak halal, karena proses pemotongan yang sesuai syariah harus dilakukan dengan cara menyembelih leher hewan dengan menghadap kiblat. dan seperti yang ada di Australia, proses pemotongan daging halal dilakukan dan disaksikan perwakilan dari pihak muslim (moslem representative), dan dibuktikan dengan sertifikat halal. Sudah tidak disembelih, Menyebut nama Allah pun tidak. Saya pikir sudah jelas haramnya sampai disini. Jadi baik Ayam ataupun daging sapi atau daging lain yang statusnya halal bisa jadi haram kalau proses pemotongannya tidak sesuai syariah.

Terus bagaimana saat kita berada di Indonesia? nah ini yang menarik bahkan tantangannya jauh lebih besar.  Dari apa yang saya dengar dari kajian mengenai ayat tersebut bahkan bisa  diartikan bahwasanya selain binatang harus disembelih menghadap kiblat serta menyebut nama Allah , yang memotong juga harus orang yang menjalani ibadah shalat. Untuk yang point terakhir ini sempat membuat saya berpikir keras dan bertanya “Kenapa?” , meskipun akhirnya secara logika masih masuk akal. karena bagaimana mungkin orang yang tidak shalat bisa mengingat Allah dan menyebut nama-Nya? lalu saya pun teringat dengan artikel yang saya pernah baca  mengenai pendiri Facebook Mark Zuckerberg yang hanya memakan daging dari binatang yang dibunuhnya sendiri.  Sumber beritanya ada di sini .  Dia beralasan bahwa dia ingin lebih bertanggung jawab atas apa yang dia makan dan tahu darimana makanan itu berasal. dan Subhanallah, saya merasakan tamparan keras dan coba melihat kembali kediri saya, ternyata saya memang tidak tahu bahkan tidak pernah mau tahu bagaimana proses pembuatan makanan dari lauk yang biasanya dimakan seperti ayam atau daging sapi. apakah saat dipotong disembelih menghadap kiblat? apakah disebut nama Allah? apakah bahan-bahan yang digunakan mengandung bahan-bahan yang haram? Astagfirullah.. Mudah-mudahan Allah mengampuni dosa-dosa ku , keluargaku serta saudara-saudaraku yang khilaf. karena makanan yang haram dan masuk ke tubuh kita akan menjadi sasaran empuk penyiksaan diakhirat. Naudzubillahhi Min Dzalik..

Terus bagaimana? memang teori itu paling gampang , prakteknya? Yang penting ada niat dulu untuk berubah, dan hal pertama yang saya lakukan saya mulai dari lingkungan keluarga karena itu lingkungan yang paling dekat. di hari pertama , saya bilang istri saya untuk jangan beli ayam atau daging sapi potong lagi yang gak ada label halalnya atau kita gak tau proses pemotongannya halal atau tidak. Istri tentu kaget dan mungkin bertanya dalam hatinya :  “Kenapa nih suami gw?” hehhee.. Setelah saya jelasin, yah dia akhirnya mengerti dan siap melaksanakan titah sang suami.  Lalu dilingkungan kerja, karena 5 hari seminggu siangnya kita makan dikantin kantor, ini perlu dipikirin juga. catering kantor sifatnya umum dan menyangkut kepentingan orang banyak, jadi jalan satu-satunya yah pilih makanan selain daging dan ayam. kebetulan biasanya tiap hari dapet varian 3 jenis lauk pauk ; ayam, daging, telur/ikan..

Alhamdulillah sampai saat ini sudah berjalan 1-2 bulan lebih konsisten saya makan telur atau ikan aja di kantor, saya akui  ini cukup terasa berat apalagi kalau ketemu semur ayam sama ayam rica. heheh.. Iman tergoda. tapi kalo udah niat ,  jalan terus.  dalam perjalanan pasti akan menemui kendala bahkan gagal, tapi yakinkan terus untuk meniatkan diri untuk makan makanan yang sudah ada label halalnya atau kita mengetahui proses pemotongan dan pembuatannya.  Kenapa harus berlabel halal? karena terus terang saya belum siap untuk motong ayam atau sapi sendiri. hahhaha… ini akan jadi personal challenge saya  kedepannya.  setelah aware mengenai label halal ini, InsyaAllah kita akan jadi lebih aware dengan makanan lain seperti bakso, sosis, chicken wing, kue, wafer, coklat, roti, makanan ringan seperti keripik,  yang Alhamdulillah, kalau saya lihat kebanyakan sudah ada label halalnya. Pada intinya sih yang penting tingkatkan kewaspadaan dan kita harus bertanggungjawab atas apa yang kita makan.

Dan saya coba share percakapan anatra Bob dan Yunus yang saya sadur dari Efrialdy’s Blog mengenai  pengharaman darah dan babi dalam Islam, diulas dari sudut pandang logika ilmu kesehatan.

Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata “Halal” dan “Haram”; apa arti dari kata-kata tersebut?

Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur’an-lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.

Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.

Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob: Apa maksud anda?

Yunus: Begini… seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher hewan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.

Bob: Oh begitu… Dan hal ini menyebabkan kematian hewan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya.

Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging.

Hal tersebut mengakibatkan daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dengan babi?

Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur’an dalam pengkonsumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, “Dari daging mereka (dari “swine”, nama lain buat “babi”) janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu.” Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan memiliki leher. Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai efek-efek berbahaya dari konsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork chops, ham, atau bacon.

Bob: Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.

Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.

Share:
  • Facebook
  • Tumblr
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Inspirational Bento

Posted: 6th January 2012 by Mr. P in RTips
Tags: , , , ,

Kalau melihat rambut anak saya yang kriwil kecil-kecil jadi bikin tersenyum dan saya pun jadi teringat bento (bekal makanan ala jepang) buatan istri saya yang beberapa kali di share di FBnya.. Menarik kalau saya coba kumpulkan dalam post kali ini.. Kadang-kadang kreativitas muncul tidak jauh-jauh dari lingkungan keluarga. apalagi kalau dibuatnya dengan cinta.. Uhuiii…

Bahan-bahannya pun sederhana.. modal Food Pick sebagai hiasan pita atau kalung dan Nori (rumput laut kering) buat hiasan mata dan mulut dimakanannya.. dan biasanya istri saya juga pakai alat pencetak nasi, telur atau keju.

Share:
  • Facebook
  • Tumblr
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Pajak Kendaraan Bermotor

Posted: 5th January 2012 by Mr. P in RTips
Tags: , , , ,

Tanpa tersadar udah masuk tahun 2012 ajah.. tiba-tiba dapet wangsit untuk bayar PKB atau Pajak Kendaraan Bermotor, yang memang pembayarannya setahun sekali itu. dan udah diniatin, mau bayar sendiri gak pake calo..

Ibarat mau perang, tentu butuh persiapan. yah… namanya juga menghadapi birokrasi ala Indonesia. Harus siap lah.. baik fisik maupun mental. hehhe.. setelah browsing sana-sini cari informasi; mengenai dokumen apa yang harus dibawa, kemana aja kaki harus dilangkahkan, lalu  berapa waktu dan uang yang dibutuhkan.. “Terlihat Mudah” kata saya.. ok coba saya share pengalaman saya hari ini di Samsat Kabupaten Bekasi yang lokasinya ada di jalan Industri Cikarang.

1. Dokumen & Peralatan yang harus dibawa :

a. STNK asli + 1 lbr Photocopy

b. Bukti Pembayaran Pajak asli (biasanya ini yang ada dibelakang STNK) + 1 lbr Photocopy

c. KTP asli + 1 lbr photocopy

d. BPKB asli + 1 lbr Photocopy

e. Pulpen (buat isi formulir)

2. Kemana Kaki harus melangkah ?

a. Ketempat Parkir

jangan parkir  didalam ruangan… hehee.. tadi pagi saya datang kira-kira pukul 7:40.. nanti dikasih karcis, biaya IDR 2.000 (bayarnya pas mau pulang ajah)

b. Ambil formulir & Isi Sendiri

Lokasi pengambilannya didekat pintu masuk ruangan bisa minta dengan bapak polisi yang sedang duduk dibelakang meja yang mirip mimbar mesjid, dan sebaiknya formulir diisi sendiri, karena mudah sekali, hanya tinggal menuliskan kembali apa yang ada di STNK dan BPKB. Tapi kalau mungkin tidak bawa pulpen atau malas, ada jasa pengisian formulir dan biaya sekitar IDR 3000 (katanya). Setelah isi formulir jangan lupa minta tolong sama bapak polisi yang baik hati yang tadi kasih formulir, untuk minjem staples menggabungkan semua dokumen yang dibawa (termasuk aslinya Kecuali BPKB asli dengan formulir yang sudah diisi), gak disangka niat mau minjem doang malah dibantu bapak tadi buat staples-in. Pengisian formulir menghabiskan waktu sekitar 5-10 menit dan biaya IDR 0 a.k.a gratis.

c. Serahkan Dokumen ke Loket Perpanjangan

Setelah dokumen disatukan dengan staples (BPKB aslinya jangan ikut di-staples), masuk keruangan nanti persis sepanjang mata memandang ada tulisan besar-besar “PENGESAHAN dan PERPANJANGAN”, nah kita taruh dokumen yang sudah kita satukan tadi persis di loket yang ada tulisan “PERPANJANGAN”. Waktu menunjukkan pukul 8 kurang, saya lihat ternyata lumayan banyak orang yang sudah menunggu didalam.  Cari tempat duduk kosong, saya coba perhatikan keadaan ruangan yang pagi itu masih terasa dingin dan menurut saya “TIDAK TERLALU BURUK” , yah.. ruangan Ber-AC ada TV LCD 32 Inch dan TV tabung jadul serta ada mesin print out nomor panggilan seperti yang ada di bank dan yang membuat mood saya enak  sih ada xbanner/spanduk berdiri dengan photo polwan cantik yang intinya ingin membuat pelayanan yang ZERO COMPLAIN.  Dan teringat juga baca blog  orang-orang mengenai pelayanan pemerintahan yang saat ini sudah meningkat “Alhamdulillah, Ternyata kemudahan birokrasi dalam kepolisian sudah meningkat” kata saya dalam hati.

menunggu sekitar 10 menit-an setelah petugas mengucapkan Assalammualaikum dan kalimat yang menyatakan bahwa jam operasi sudah dimulai, nama saya dipanggil. lalu  melangkahlah ke loket “PENGESAHAN”, setelah menunjukkan BPKP asli saya menerima nomor antrian pembayaran pajak di kasir. ternyata datang sepagi itupun sudah dapat nomor antrian 46. saran saya sebaiknya lain kali datang jam 7 teng… karena setelah itu lautan manusia bak air bah akan membanjiri ruangan. *lebay

d. Kasir yang terasa seperti Kasur

kali ini gak lebay, suerrr beneran… tanya kenapa? bayangin ajah, saya dapat nomor antrian no. 46 itu jam 8 lebih 5-10 menit.. tapi baru dipanggil dikasir dan melakukan pembayaran jam 10:25. lama nunggu jadi pengen tidur.. hehhe.. memang semenjak saya datang, saya sudah punya firasat buruk setelah melihat ada kertas pengumuman ukuran A4 yang ditempel dibanyak lokasi ruangan kayak spanduk pemilihan calon bupati dan wakil bupati bekasi, yang intinya berisi permintaan maaf atas gangguan yang terjadi karena penerapan pajak progresif. Cuma karena seperti yang tadi saya bilang karena ruangannya lumayan bikin mood enak, jadi saya gak terlalu peduliin.

dan Pajak progresif ini sendiri maksudnya pajak akan dikenakan terhadap wajib pajak yang memiliki lebih dari 1 kendaraan. Misal punya 2 motor. Motor  pertama kena pajaknya 1.5% dan motor kedua kena pajak 2% sampai dimotor keempat dan seterusnya akan kena 4%. tapi sebenarnya peraturan ini masih bisa diakalin, kalau punya kendaraan banyak lebih baik di STNK gunakan nama yang berbeda.  kalau mau iseng lagi bikin ktp berbeda sesuai jumlah kendaraan yang dimiliki. hehhehe… karena saat bayar pajak ini (katanya) dicek dulu disystem, untuk STNK dengan nama A (yang sama) , ada berapa kendaraan yang dimiliki. mungkin ini yang bikin lama dan rumor penyebab-penyebab lainnya. Tapi kejadian ini sebenarnya sudah saya prediksi entah dilangkah mana saya akan mengalaminya, makanya dari rumah dah siap bawa Buku, HP (fully charged) dan tasbih. hehhe… Ini yang disebut Perang terhadap birokrasi. daripada ngedumel dan emosional mending baca buku, lihat twitter, FB, BBM dan zikir yang banyak.

Dan lucunya lagi (saya ketawa duluk) itu no antrian 46 ternyata tidak berguna karena ternyata pemanggilan dikasir tidak berdasarkan nomor urut. selain diumumkan secara langsung oleh petugas, juga saya lihat orang disebelah saya yang punya no. urut 16 ternyata pemanggilannya tidak lama berselang dengan pemanggilan saya. dan dalam penantian pemanggilan oleh bapak kasir itu saya lihat sekeliling saya manusia sudah tumpah ruah, hampir tidak ada yang tersisa untuk jalan keloket atau goyang pinggul. karena sekitar jam 9-an itu saya lihat ada orang membawa nomor antrian yang ke 200 sekian, sementara sampai jam 10 banyak orang masih berdatangan dan pemanggilan di loket “PENGESAHAN” masih terus berlanjut. SubhanAllah.. saya gak kebayang bagaimana nasib orang yang tadi dapet nomor antrian 200-an sekian dan dibelakangnya… karena setiap pemanggilan oleh bapak  kasir hanya sekitar 5-10 orang itu pun ada jedanya beberapa menit dengan pemanggilan berikutnya. oia dilangkah ini saya mengeluarkan uang sekitar IDR 176.000 .. tadinya nyiapin uang hampir 2 kali lipatnya karena hasil dari browsing sana-sini saya lihat bayar pajak sekitar 250 ribu-an… saya tidak tahu apakah biaya yang saya keluarkan sama dengan yang lain. mungkin jenis kendaraan dan tahun kendaraan menjadi dasar kalkulasi. Setelah bayar, kita akan terima bukti pembayaran.

e. Loket tiga empat

setelah dari kasir, saya menuju loket 3 atau 4 untuk pengambilan STNK yang sudah divalidasi dan perpanjang ,yang lokasinya ada diluar ruangan. kalau bingung, tanya saja dengan petugasnya, nanti mereka akan dengan senang hati menunjukkan. tidak banyak yang diceritakan dilangkah ini karena cepat sekali prosesnya , hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Duduk, nama dipanggil , menyerahkan bukti pembayaran dan kita menerima kembali STNK yang sudah divalidasi dan KTP asli.

Saya yakin mungkin kejadian ini hanya accidental saja, dilain waktu mudah-mudahan pelayanannya lebih cepat seperti apa yang saya baca testimoni di blog-blog atau website-website. Setidaknya kita bisa menyiapkan mental, kalau hal seperti ini terjadi. karena aneh juga kalau  penerapan Pajak Progresif yang sudah berjalan hampir 1 tahun lamanya, menjadi biang kerok. dan dengan pelayanan pembayaran pajak yang masuk Mall, atau dengan Mobil keliling setidaknya mereka sudah melakukan peningkatan. SALAM PERBAIKAN INDONESIA!

Share:
  • Facebook
  • Tumblr
  • Twitter
  • Google Bookmarks